Jumat, 31 Desember 2010




Suasana KBM anak-anak saat belajar di Ruang Serba TKAT Birrul Walidain
r

Belajar di Ruang Serba Guna TKAT Birrul Walidain

Mulai awal bulan Oktober KBAT Birrul Walidain dilakukan beberapa perbaikan gedung. Dan KBM pun berpindah tempat di ruang serba guna TKAT Birrul Walidain.
Tentu saja perpindahan ini memuat segi positif seperti anak-anak KB1 dan KB2 saling akrab, anak-anak makin mengenal gurunya sehingga bersedia dilayani semua guru KB (tidak memilah-milah guru,lagi), belajar naik-turun tangga.
Negatifnya, mungkin akan butuh waktu lagi menyesuaikan dengan tempat yang baru. Namanya juga anak-anak...(Bu Helida).-

Sebersit Keinginan Para Guru KBAT Birrul Walidain di Hari Guru

Ya, Allah...
Jadikanlah anak didik kami sholih dan sholihah
Rendahkanlah suara mereka terhadap orang tua, guru dan orang yang lebih tua
Jadikanlah kami guru yang senantiasa memuliakan-Mu
dan membawa anak didik untuk berbakti kepadamu
Berikanlah petunjuk-Mu pada kami dalam menunaikan tugas dan menjaga amanah
Ya, Allah...kabulkanlah do'a kami...
Aamiin ya Robbal Aalaamiin...

Kudus, 25 November 2010.-


Ananda Zidan tak menangis lagi dan tengah belajar berdzikir usai sholat Dhuhur (foto : Bu Helida).-

Sekarang Zidan Manaf Tak Menangis Lagi

Pada edisi perdana dari Koran kecil ini untuk bagian cerita lucu akan dihiasi dengan cerita lucu dari ananda Zidan Manaf dari KB2.
Cerita ini terjadi pada awal-awal tahun ajaran baru, dimana anak-anak masih ada yang belum terkondisikan, masih menangis karena ditinggal orang tuanya saat kegiatan bermain sambil belajar berlangsung. Diantara anak-anak yang masih menangis, terlihat juga Zidan Manaf yang menangis karena ditinggal orang tuanya, terlebih lagi kalau bermain di halaman dan melihat rumah eyangnya yang memang dekat sekali dengan tempat Kelompok Bermain ‘Aiyiyah Terpadu Birrul Walidain.
Walaupun masih menangis, ketika Zidan melihat bu guru membawa kamera untuk mengambil gambar anak-anak, Zidan pun tak mau ketinggalan ikut berpose dengan teman-temannya yang lain, air mata mengalir tak jadi masalah tapi ekspresi untuk tampil bersama teman-temannya masih tetap ada. (Bu Heni)

Mas Haidar Bahzi Si Anak Aktif


BELAJAR mengendalikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan amat diperlukan. Apalagi di awal masuk sekolah saat anak belum banyak mengetahui peraturan dalam belajar dan bermain.Dan anak-anakpun mengambil contoh pada guru yang mengajarnya. Mas Haidar pun demikian. Meski di awal banyak orang tua yang heran dengannya dan mengingin-kan jauh dari putra-putrinya tetapi lambat laun mas haidar banyak belajar. Dia bisa membilang 1-10, mengenal bentuk geometri, warna dan sekalipun usil dia segera meminta maaf pada temannya sembari mencium tangan temannya.(Bu Tatik)

Senin, 27 Desember 2010

KELOMPOK BERMAIN DAN TAMAN KANAK-KANAK 'AISYIYAH TERPADU BIRRUL WALIDAIN KUDUS

Kehadiran seorang anak senantiasa membawa semangat dalam kehidupan manusia. Keinginan untuk memberi warna pada sangbuah hati (bak sebuah gelas kosong) dengan segala bentuk kebaikan dunia-akhirat. Maka gelas kosong itu perlu diisi dengan ilmu yang bermanfaat dan dilakukan kontinyu setiap saat, agar kelak di usia lanjut ilmu tersebut tetap melekat bahkan terwariskan kepada keturunannya.
Kepolosan hati dan pikirannya membuat banyak hal mudah diserap anak. Oleh karena itu diperlukan pendidikan yang bersumber dan berdasar pada nilai-nilai islami.
Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) 'Aisyiyah Terpadu Birrul Walidain menyelenggarakan pendidikan anak usia dini yang menanamkan nilai-nilai Islami dan menyeimbangkan antara SQ, EQ, dan IQ untuk menciptakan generasi yang teguh imannya, mulia akhlaknya, cerdas pemikirannya dan sehat badannya menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat.
KELOMPOK BERMAIN
Hari Senin-Kamis: KBM jam 07.30 s/d 13.00 WIB
Hari Jum'at : KBM jam 07.30 s/d 10.00 WIB
TAMAN KANAK - KANAK
Hari Senin - Kamis : KBM jam 07.30 s/d 13.30 WIB
Hari Jum'at : KBM jam 07.30 s/d 10.30 WIB
Hari Sabtu : Ekstra Kurikuler